Kamis, 15 November 2012

ical

Bisnis Masa Depan Versi Aburizal Bakrie

TEMPO.CO, Bandung - Di depan peserta Sekolah Pengusaha Muda yang digelar Keluarga Mahasiwa Institut Teknologi Bandung, pengusaha sekaligus Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie menyarankan para pengusaha muda terjun di bisnis energi, pangan, dan air. Krisis di tiga sektor itu pasti akan terus berlanjut. ”Kalau menjalankan bisnis (di situ), chance untuk maju akan besar,” kata Aburizal di sela ceramahnya di Bandung, Jawa Barat, Sabtu, 15 Oktober 2011.

Dia menceritakan pengalamannya saat memulihkan kerajaan bisnisnya usai krisis ekonomi 1998 lalu. Saat krisis itu Aburizal mengaku kondisinya lebih miskin dari pengemis. Dia harus menegosiasikan soal utang kelompok usahanya dengan 220 bank di seluruh dunia. ”You name it,” kata Ical. ”Semua orang menganggap saya orang hina.”

Saat kondisi diuber utang dan saham perusahaan peninggalan orang tuanya tinggal tersisa 2,5 persennya, Ical memutuskan mencari ceruk bisnis lain. Selepas berdiskusi dengan adiknya, Nirwan Bakrie, timbul idenya untuk mengambil bisnis energi mengingat krisisnya pasti akan terus terjadi. ”Kami pilih batu bara,” kata Ical.

Bumi Moderen, cikal-bakal Bumi Resources, dibelinya senilai US$ 187 juta. Saat membeli Bumi, Ical mengaku hanya bermodal ”namanya” serta serangkaian restrukturisasi saham perusahaannya yang tersisa. ”Akhirnya kami dapat kredit dan kami masuk ke perusahaan Bumi,” kata Ical.

Menyusul kemudian membeli Kaltim Prima Coal senilai US$ 700 juta dengan menggaet sejumlah investor. Ical mengaku dengan terjun ke bisnis batu bara itu bisa membayar utang kelompok bisnisnya yang totalnya sekitar Rp 3 triliun pada Maret 2004 lalu. ”Saya bisa bayar cash Rp 3 triliun, tidak ada seorang pun konglomerat yang bayar 100 persen, hanya Bakrie yang bayar (cash),” kata dia.

Ical mengatakan, untuk calon pengusaha, penting bisa melihat tren dunia. ”Kami masuk ke dalam tren itu,” kata dia lagi. ”Pasti menguntungkan.”

Untuk konteks Indonesia, menurutnya, pertumbuhan perekonomian Indonesia ditopang pengusaha kecil. Tapi, katanya, pertumbuhan itu hanya dinikmati oleh sebagian kecil bangsa Indonesia. ”Yang besar seperti saya menikmati, ya, tapi yang di bawah itu hidup dengan berkecukupan, di bawah kecukupan, kami harus ubah,” kata Ical.

Pemerintah diminta tetap melakukan intervensi di antaranya lewat program penanggulangan kemiskinan, permodalan, serta pendidikan kewirausahaan. Kredit, misalnya, harus dipermudah. ”Jaminan boleh, tapi bukan jaminan tambahan. Artinya bila dari kredit ini mau beli gerobak baso, gerobak baso itu dijaminkan, kuncinya itu justru ada pada fungsingnya,” kata Ical.

Kunci selanjutnya, katanya, ada pada pendidikan bagi para pengusaha mikro kecil. ”Kita belum melihat pendidikan itu yang dilaksanakan oleh pemerintah, itu penting,” kata Ical.

Rektor ITB Akhmaloka mengatakan program sekolah pengusaha muda itu bukan sekolah formal. ”Ini aktivitas Keluarga Mahasiswa ITB,” kata dia.

Pihak perguruan tinggi, katanya, ikut memfasilitasinya. ”Sebagian pendanaannya dari Kementerian Pendidikan Nasional lewat kami untuk menumbuhkan wirausaha baru,” kata Akhmaloka.

boleh kan.,.,,

aneh dapat uang 200 ribu,,sudah mimipi mahar buat calon 20 ekor kambing, trus jadi pengusaha,,......he boleh kan
http://www.republika.co.id/berita/internasional/palestina-israel/12/11/15/mdia47-hamas-israel-akan-menyesal

Hamas: Israel Akan Menyesal

Kamis, 15 November 2012, 08:43 WIB
aujs.com.au
Hamas: Israel Akan Menyesal
Bendera Israel
REPUBLIKA.CO.ID, GAZA -- Tewasnya ketua gerakan Hamas, Ahmed Said Khalil al-Jabari oleh serangan Israel, Rabu (14/11) membuat anggota Hamas dan ribuan penduduk Gaza geram.

Dilansir dari BBC News, Sabtu (15/11), juru bicara Hamas mengatakan Israel akan menyesal karena melakukan penyerangan (pembunuhan al-Jabari).

Tidak hanya ancaman Hamas, ribuan penduduk Gaza juga menyuarakan pembalasan terhadap Israel di luar tempat jenazah al-Jabari di Rumah Sakit (RS) berada.

"Kami menginginkan supaya Tel Aviv, Israel diserang malam ini," ucap mereka seperti dilaporkan AFP.

Al-Jabari adalah anggota Hamas yang paling senior yang tewas akibat serangan udara dan laut oleh kekuatan pertahanan Israel atau Israel Defence Forces (IDF) di Gaza, Rabu (14/11) waktu setempat lalu.

Tidak hanya al-Jabari, tokoh pendiri gerakan Hamas, Sheikh Ahmed Yassin juga tewas dalam serangan serupa tahun 2004 lalu.

1 muharam

tadi malam mabit dan qiyamulalil di balaikota masjid khusuf. luar biasa malam 1 muharam. tahun baru tahun baru.. sebelumnya aq dapat makan di mangunharjo di tempat warga,,memberi kajian sedikit

Minggu, 11 November 2012